News
Loading...

Warga Jepang Tolak Pembangunan di Depan Makam Samurai


Kuil Sengakuji di Tokyo, seorang pengunjung tampak sedang berdoa di depan makam 47 ronin. Kisah 47 ronin merupakan kisah luar biasa dan mengajarkan arti kesetian, kisah tersebut terjadi pada 30 Januari 1703 dimana sekelompok samurai menuntut pembalasan dendam, ketika tuan mereka mati dibunuh. 8 Januari 2015. AP /Eugene Hoshiko.



Kisah kesetiaan dari para samurai 47 ronin ini, menjadi inspirasi banyak warga Jepang. Film, buku dan komik banyak mengisahkan tentang nilai etika dari kisah 47 ronin tersebut. 8 Januari 2015. AP/Eugene Hoshiko.


Seorang biksu Kenmyo Muta tengah membungkuk memberi hormat, di depan makam 47 ronin Sengakuji di Tokyo. Penolakan dari masyarakat terjadi akibat adanya pembangunan apartemen, pembangunan tersebut akan menutupi makam dari 47 ronin tersebut. 8 Januari 2015. AP/Eugene Hoshiko.


Penolakan dari pembangunan Apartemen tersebut, dilakukan masyarakat. Pembangunan tersebut ditakutkan menggangu dari makam yang dihormati tersebut, bangunan apartemen tersebut akan menghalangi sinar matahari ke makam 47 ronin. 8 Januari 2015. AP/Eugene Hoshiko.



Makam dari 47 ronin ini telah menginspirasi para wisatawan dari dalam maupun dari luar Jepang. Mereka berharap pemerintah dapat mempunyai kebijakan yang tepat, antara pembangunan komersial atau pelestarian sejarah. 8 Januari 2015. AP/Eugene Hoshiko.



Takahiko Noguchi, pejabat kota. Para pengunjuk rasa berharap pemerintah dapat membeli proyek apartemen tersebut, jika pemerintah membeli apartemen tersebut, maka dapat membatalkan proyek apartemen. Takahiko mengatakan, pemerintah tidak dapat mengeluarkan uang sebanyak itu, pemerintah akan mempergunakan uang tersebut untuk proyek yang lebih berguna. 8 Januari 2015. AP/Eugene Hoshiko.

Share on Google Plus

About Gemar Jepang

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar